Ketum PBNU Sebut Aksi CMA Sebar Hoax Bertentangan dengan Ajaran Alquran

Ketum PBNU Sebut Aksi CMA Sebar Hoax Bertentangan dengan Ajaran Alquran

Ketum PBNU Sebut Aksi CMA Sebar Hoax Bertentangan dengan Ajaran Alquran

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebut penyebaran hoax melalui media sosial yang dilakukan jaringan Moslem Cyber Army (CMA) sebagai aksi yang memalukan.

Ia menegaskan hal tersebut seharusnya tidak dilakukan lantaran bertentangan dengan Alquran.

“Oh iya itu ngga boleh, memalukan, bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an,” ujar Said Aqil, saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/2/2018).

Ia pun kemudian menjelaskan bahwa ada ayat dalam Al-Qur’an yang memiliki makna untuk tidak saling membenci, bergunjing hingga adu domba.

Baca: Kengerian Warga di Rumah Tempat Jasad Fitri Dicor: Bau Amis Masih Tercium

“Kalau saya bacakan ayatnya, panjang, itu semua (maknanya) jangan adu domba, jangan saling benci, jangan saling gunjing, jelas semuanya,” kata Said Aqil.

Sebelumnya, aparat kepolisian telah mengungkap kelompok yang selama ini menyebarkan hoax di media sosial.

Kelompok tersebut diketahui merupakan jaringan yang menyebarkan berita bohong secara terstruktur karena anggotanya memiliki masing-masing tugas.

Saat ini ada 6 pelaku yang telah diamankan oleh Bareskrim Polri, mereka ditangkap di sejumlah lokasi yang berbeda.


Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com